Sunday, February 26, 2012

Perusahaan Bir di Indonesia





NV Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen awalnya berdiri di Medan tahun 1929 dan memiliki pabrik bir di Surabaya. Kemudian di tahun 1936 domisili Perseroan dipindahkan ke Surabaya dimana pada tahun yang sama Heineken NV menjadi pemegang saham mayoritas. Di tahun 1951 Perseroan mengubah namanya menjadi Heineken’s Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen Maatschappij NV, dan pada tahun 1972 membangun satu pabrik bir lagi di Tangerang.



Setelah beberapa kali berganti nama, Perseroan akhirnya memakai nama PT Multi Bintang Indonesia dan resmi menjadi perusahaan publik di tahun 1981 dan mengalihkan domisilinya dari Surabaya ke Jakarta. Saham-sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Kini, PT Multi Bintang Indonesia Tbk telah menjadi produsen bir terkemuka di Indonesia. Perseroan memproduksi dan memasarkan serangkaian produk-produk ternama seperti Bir Bintang, Heineken, Guinness, Bintang Zero, dan Green Sands.

Perseroan mengoperasikan pabrik-pabriknya di Sampang Agung (Mojokerto) dan Tangerang, sedangkan anak perusahaannya, PT MuIti Bintang Indonesia Niaga, mempunyai kantor penjualan dan pemasaran di semua kota besar di Indonesia, dari Medan di Sumatra Utara hingga Jayapura di Papua.

Di awal 2010, Asia Pacific Breweries Limited (APB) dari Singapura mengakuisisi saham Heineken yang menjadikannya sebagai pemegang saham mayoritas perseroan. Sebagai salah satu produsen bir terbesar di wilayah Asia-Pasifik, APB mengoperasikan 37 pabrik di 13 negara yaitu Singapura, Malaysia, Kamboja, Cina, Thailand, Selandia Baru, Laos, Vietnam, Papua New Guinea, Srilangka, Mongolia, Indonesia, dan Kaledonia Baru. 




Salah satu pemain besar di bidang industri bir Indonesia saat ini, PT. Delta Djakarta adalah produsen dan distributor dari beberapa merk bir terbaik di dunia di bawah naungan merk - merk seperti Anker, Carlsberg, San Miguel dan Kuda Putih. Perusahaan ini juga menjadi figur utama dalam pasar minuman non alkohol di negeri ini dengan merk - merk seperti Sodaku dan Soda Ice ada pada jajaran atas top seller Indonesia.



Sejak didirikan tahun 1932 oleh perusahaan Jerman Archipel Brouwerij NV, induk perusahaan PT Delta Djakarta sudah berganti kepemilikan berkali kali. Saat perang dunia ke 2, kendali perusahaan berpindah tangan ke sebuah perusahaan Belanda sebelum akhirnya berpindah tangan lagi ke sebuah perusahaan Jepang pada tahun 1942. 3 tahun kemudian Belanda memegang kendali lagi.

Pada tahun 1970, perusahaan menggunakan nama PT Delta Djakarta, dan tahun 1984 menjadi salah satu bagian dari perusahaan - perusahaan Indonesia yang go public dan menjual sahamnya di Jakarta dan Surabaya Stock Exchanges. Saat ini, para pemegang saham mayoritas PT Delta Djakarta adalah termasuk di dalamnya; Pemda Jakarta dan San Miguel Malaysia (L) Private Limited.

 



Berdiri sejak tahun 1975 sebagai afiliasi produsen ternama asia, kami berproduksi di bawah lisensi San Miguel Beer, asahi Beer dan Löwenbräu Beer (non-alcoholic). selain membuat merk - merk Internasional, kami juga membuat produk kami sendiri. 

Merk Bali Hai Premium awalnya diperkenalkan di Pulau Dewata, Bali, menjawab meningkatnya permintaan terhadap premium quality beer. Mengikuti sukses Bali Hai Premium Beer, kami mengeluarkan merk - merk lainnya, Draft Beer, Panther - jenis classic stout yang di produksi dengan menggunakan gandum pilihan, hops dan yeast, Timor Super Brew dan Papua Premium Blend. 

Diproduksi secara tradisional mengikuti tradisi legendaris Pilsner yang berasal dari Plzen, Eropa, kami melanjutkan tradisi bir tradisional. Dengan tetap menjaga proses produksi tradisional, kami menjamin kesegaran yang biasanya hanha dapat ditemui di microbreweries

Saat yang lainnya mengotomatisasi proses produksinya, kami tetap menjaga konsistensi kualitas dan rasa dengan mendedikasikan keahlian kami. Bagaimanapun canggihnya mesin, keahlianlah yang membuat bir menjadi luar biasa. Kami semuanya di Bali Hai Brewery menjaga kualitas tinggi setiap hari.



 
 
Storm Brewing memproduksi bir jenis 'ale' yang nikmat sesuai dengan resep yang berumur ratusan tahun dan dibuat menggunakan 100% bahan - bahan natural, air pegunungan dan tanpa pengawet atau campuran lainnya.




STARK BEER adalah produsen WHEAT BEER PERTAMA dan SATU SATUNYA di Indonesia.
Didirikan pada tahun 2010, STARK BEER juga menjadi satu satunya perusahaan yang 100% dimiliki oleh orang Indonesia tanpa campur tangan asing. Berlokasi di Singaraja - Bali, STARK BEER yang bernaung di bawah bendera UD. ARI menambah panjang daftar produsen bir di Indonesia.

Dua variant STARK BEER yaitu Wheat Beer dan Dark Wheat Beer, yang masing  - masing memiliki karakteristik tersendiri.

Wheat Beer berkarakteristik Malty dan Full Body dengan aroma hops yang segar.
 
 Sedangkan Dark Wheat Beer berkarakteristik Kuat dengan aroma kopi dan coklat yang dominan.


22 comments:

  1. Infonya bagus pak..btw, apakah Stark dan Storm satu produsen?

    ReplyDelete
  2. Makasih atas sanjungannya Pak Luigi, masih banyak kekurangan.. maklum pemula..
    Storm dan Stark Beer adalah dua perusahaan berbeda..
    Storm Beer diproduksi oleh PT. Abadi Sumber Hidup yang berlokasi di Git Git - Singaraja - Bali.
    Sedangkan Stark Beer di produksi oleh UD. ARI, berlokasi di Banyuning Selatan, juga di Singaraja Bali.

    ReplyDelete
  3. Salam kenal pak andreas, sepertinya bapak tahu banyak ttg industri beer. Apakah bapak tahu bagaimana tatacara mengajukan ijin membuat brewery dalam skala industri rumahan? Mohon bantuan informasinya, terimakasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yth Pak Komang.
      Ijin Mikol dibagi dalam 3 kategori. A (maks 5%), B (maks 20%) dan C (di atas 20%). Brewery adalah istilah untuk produsen Bir.
      Dalam skala industri, Ijin semua jenis ijin sudah ditutup. A ditutup tahun 2007, dan B serta C ditutup sekitar 2009 atau 2010.
      Secara industri, meskipun dalam skala rumahan, secara legal sudah tidak dibenarkan.
      Dalam hal produksi rumahan untuk konsumsi pribadi / non komersial, masih memungkinkan.
      Dengan merujuk ke UU Bea Cukai, kita dibenarkan, tanpa ijin dan tidak terkena peraturan cukai, untuk memproduksi mikol dengan maksimum kapasitas 20 liter per hari. Di atas jumlah itu, kita dianggap ilegal.
      Yang perlu diurus hanyalah ijin dari kepolisian setempat guna memberitahu mereka bahwa kita memproduksi bir untuk keperluan pribadi. Katakanlah, sebagai penggemar sejati. :D
      Setahu saya, kita akan diminta membuat surat pernyataan bahwa kita tidak akan menjual produk tersebut.
      Ada baiknya anda memberitahu juga ke Kantor Bea Cukai setempat, supaya mereka tidak akan melancarkan razia..
      Begitu kira kira penjelasan yang dapat saya berikan..

      Delete
  4. Salam kenal pak andreas,

    Saya mau nanya kalau Drei Kronen Brauerei 1308 apakah ada pabriknya di Indonesia? Saya pernah dengar kalo ada pabriknya di bali, apakah bapak tau? kalau boleh apakah bisa dibantu untuk alamatnya.

    Sebelumnya terima kasih banyak.

    Salam,
    Yohana

    ReplyDelete
  5. Salam kenal juga bu Yohana,
    Setau saya di Bali tidak ada pabrik Drei Kronen. Kalau distributor mungkin ada, tetapi itupun saya tidak tau juga siapa.
    Setau saya, saat ini di Bali hanya ada dua pabrik Bir, yaitu Storm dan Stark.

    ReplyDelete
  6. Siang pak andreas, kalo kapasitas produksi dari masing-masing pabrik bir tersebut tahu gak pak? terima ksh

    ReplyDelete
  7. Yang saya tau adalah Storm Beer dengan kapasitas 1 juta liter per tahun dan Stark Beer dengan kapasitas 1,5juta Liter per tahun.

    Untuk yang lain saya kurang tau.. :)

    ReplyDelete
  8. Pagi Pak Andreas...
    Saya sulit sekali menemukan Stark Beer di Bali. Apakah Bpk bisa memberikan petunjuk dioutlet mana saja saya bisa membelinya? Dan apakah ada variant lain selain Wheat Beer dan Dark Wheat Beer?
    Cheers.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pagi juga Mas Budi,
      Stark Beer ada 3 varian hingga saat ini.
      Wheat, Dark Wheat dan Lager/Low Carbohydrate
      Utk di Bali, pemasarannya melalui:
      circle K (kuta dan sekitarnya),
      Carrefour
      hotel: J Boutique (Jatra Hotel)
      Bar en Lounge: Brewers Legian dan Denpasar,
      dan beberapa tempat lain yg sy tidak hafal.

      untuk lebih jelas, Mas Budi bisa kontak langsung ke Main Distributor Stark Beer di panjer - Dps
      dengan Bpk Dino (dino@stark-beer.co.id)

      Demikian mas.. :)

      Delete
  9. Pagi mas andreas,
    Apakah menjadi distributor bir akan menemui banyak biaya biaya siluman semisal: setoran pada oknum oknum / sering kena razia?

    Karena jika biaya silumannya besar tentu tidak menguntungkan.

    Salam,

    Jimmy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tentang biaya siluman saya kurang tau ya.. :) karena saya bekerja di bagian produksinya, jadi berita ini tidak saya ketahui..
      Mas Jimmy berminat jadi distributor kah? :)

      Delete
  10. salam kenal pak andreas, perusahaan tempat saya bekerja berencana untuk membuat beer dlm skala kecil, kategorinya beer ale (strom beer), yang ingin saya tanyakan, dimana saya bisa merekrut tenaga kerja asing khususnya belgia yang paham cara proses membuat bir ale dari awal hingga selesai. Saya sangat kesulitan untuk mencari tenaga kerja asing tersebut pak. Mohon pencerahannya.

    Salam,
    Ria

    ReplyDelete
  11. Salam kenal juga bu Ria.
    Kalau masalah merekrut tenaga kerja asing Belgia saya kurang paham.
    Namun, sesuai keterangan ibu bahwa akan memproduksi dalam skala kecil, saya sarankan untuk mempertimbangkan konsultan.
    Biayanya akan jauh lebih ringan tentunya karena gajinya adalah sesuai kedatangan. Kalo sebagai karyawan kan harus bayar gaji bulanan.. :D
    Bila Ibu berminat, saya ada kenalan konsultan perorangan di Australia yang paham mulai dari instalasi hingga bermacam - macam resep.
    Silahkan pm saya di carando130869@yahoo.co.uk

    ReplyDelete
  12. siang saya mau tanya untuk alamat san miguel,stack beer di jogja / jawa tengah dimana ya?

    terimakasih

    ReplyDelete
  13. Salam kenal Pak Andreas. Terima kasih untuk info perusahaan bir-nya... Sangat bermanfaat :)

    Mau tanya, apa Bapak tahu siapa main distributor Storm Beer? Apa Bapak punya kontaknya? Terima kasih banyak sebelumnya.

    ReplyDelete
  14. ajari sy cara yg paling gampang bang

    ReplyDelete
  15. Silahkan ke grup Facebook bro..
    di sana banyak pembahasan yg mengajarkan cara caranya.. nomor hape saya juga ada di sana..

    ReplyDelete
  16. terima kasih artikelnya bisa jadi referensi di blog saya

    ReplyDelete